ViolaClubINA - Pertandingan penuh drama dan ketegangan tersaji saat Fiorentina Femminile melakoni lawatan krusial ke markas Parma dalam lanjutan pekan keempat Serie A Femminile. Bermain di Stadio Il Noce, Noceto, Le Viola sukses menunjukkan mental juara setelah berhasil membalikkan keadaan usai tertinggal lebih dahulu di babak pertama. Kemenangan dramatis ini tidak hanya mendongkrak posisi skuat asuhan Pablo Pinones Arce ke peringkat keempat klasemen sementara, tetapi juga menjadi suntikan moral yang sangat berharga jelang duel akbar melawan Juventus pekan depan.
Laga sejak awal langsung berjalan dengan tensi tinggi dan diwarnai insiden mengejutkan ketika kapten Parma, Manon Uffren, harus ditarik keluar akibat cedera serius saat pertandingan baru berjalan lima menit. Kehilangan pemain pilar tersebut sempat membuat koordinasi lini tengah tuan rumah goyah, yang hampir dimanfaatkan oleh penyerang Fiorentina, Emma Snerle, melalui celah kesalahan umpan belakang lawan. Kendati sempat tertekan, Parma justru mampu keluar dari situasi sulit dan memecah kebuntuan pada menit ke-28. Sebuah tendangan spekulasi jarak jauh yang dilepaskan oleh Distefano meluncur deras tanpa mampu dijangkau oleh penjaga gawang Fiorentina, Fiskerstrand, dan mengubah kedudukan menjadi satu kosong untuk keunggulan tuan rumah.
Tertinggal satu gol membuat Fiorentina semakin gencar mengurung pertahanan lawan demi mencari gol penyeimbang sebelum turun minum. Gelombang serangan bertubi-tubi yang dilancarkan anak-anak asuh Pablo Pinones Arce akhirnya membuahkan hasil manis di penghujung babak pertama, tepatnya pada masa injury time menit ke-45+9. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah menilai terjadi pelanggaran di terlarang akibat benturan antara Distefano dan Bergsvand. Emma Severini yang dipercaya sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan sangat dingin, memperdaya kiper Parma, Ceasar, untuk menutup paruh pertama dengan skor imbang satu sama.
Memasuki paruh kedua, momentum permainan sepenuhnya beralih ke tangan skuad Le Viola yang langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Gelombang tekanan tersebut berbuah manis pada menit ke-55 ketika tembakan keras Omarsdottir membentur pemain bertahan dan gagal diamankan dengan sempurna oleh Ceasar. Tryggvadottir yang berdiri di posisi tepat dengan sigap menyambar bola muntah melalui tandukan jarak dekat untuk membawa Fiorentina berbalik memimpin dua berbanding satu. Pertandingan sempat memanas ketika wasit menunjuk titik penalti untuk Parma akibat dugaan pelanggaran handball, namun keputusan tersebut akhirnya dibatalkan usai sang pengadil lapangan meninjau ulang tayangan melalui Football Video Support (FVS).
Memasuki sisa waktu pertandingan, Parma yang tertinggal terus melancarkan gempuran bertubi-tubi demi menyelamatkan muka di kandang sendiri. Akan tetapi, disiplin tinggi yang ditunjukkan oleh lini belakang Fiorentina yang dikomandoi oleh Bergsvand mampu mematahkan setiap peluang hingga peluit panjang dibunyikan. Tambahan tiga angka penuh ini membawa Fiorentina Femminile semakin mantap di peringkat keempat klasemen sementara Serie A Femminile, menempel ketat jajaran papan atas dengan selisih poin yang sangat tipis. Hasil impresif di Noceto ini tentu menjadi modal kebanggaan tersendiri sekaligus bekal krusial bagi Le Viola untuk menatap big match penuh gengsi melawan Juventus di kandang sendiri pada akhir pekan mendatang. (Sumber: Artikel-Video acffiorentina.com)






