ViolaClubINA - Fiorentina Women harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Inter Milan setelah kalah dengan skor 3-0. Namun, hasil akhir tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tensi, terutama di babak pertama. Hingga pertengahan laga, kedua tim tampil seimbang dan saling meniadakan, bahkan beberapa peluang sempat tercipta di kedua sisi sebelum akhirnya momentum berubah.
Kebuntuan pecah pada menit ke-42 ketika Inter berhasil mencetak gol pembuka melalui sundulan Magull. Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Fiorentina yang sebelumnya tampil disiplin mulai kehilangan keseimbangan permainan, sementara tuan rumah semakin percaya diri menguasai laga. Meski demikian, hingga turun minum, selisih satu gol masih membuka peluang bagi Viola untuk bangkit.
Memasuki babak kedua, Fiorentina mencoba merespons, tetapi serangan balik cepat Inter justru kembali menghukum. Pada menit ke-62, Bugeja menggandakan keunggulan Nerazzurri melalui skema serangan balik yang rapi. Gol ini semakin menyulitkan langkah Viola untuk mengejar ketertinggalan. Tekanan demi tekanan membuat barisan pertahanan Fiorentina bekerja ekstra keras.
Petaka terakhir datang pada menit ke-78. Polli yang berdiri bebas di kotak penalti dengan mudah menuntaskan umpan matang rekannya, mengubah skor menjadi 3-0 dan praktis menutup pertandingan. Inter sebenarnya masih berpeluang menambah gol lewat hadiah penalti setelah tinjauan Football Video Support, tetapi eksekusi Wullaert melenceng dan tidak mengubah kedudukan hingga peluit akhir berbunyi.
Meski kalah dengan selisih tiga gol, pertandingan ini sejatinya berlangsung jauh lebih seimbang dari yang terlihat di papan skor. Fiorentina menunjukkan daya saing dan organisasi permainan yang solid dalam waktu cukup lama, sebelum akhirnya kehilangan fokus pada momen-momen krusial. Kekalahan ini tentu meninggalkan rasa pahit, tetapi juga menjadi bahan evaluasi penting.
Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Fiorentina Women harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke laga tandang melawan Milan pada pekan depan. Kesempatan untuk menebus kekalahan terbuka lebar, asalkan semangat juang dan konsistensi permainan mampu dijaga sepanjang 90 menit. Bagi Viola, ini bukan akhir cerita, melainkan awal dari pembuktian. (Sumber: Artikel acffiorentina.com Video acffiorentina.com)






