ViolaClubINA - Persaingan untuk menghindari degradasi di Serie A semakin memanas usai pekan ke-33, menyisakan hanya lima pertandingan menuju akhir musim. Secara realistis, hanya satu slot degradasi yang masih belum pasti, namun potensi terjadinya play-off membuat situasi kian menegangkan. Setiap poin kini menjadi krusial, terutama bagi tim-tim papan bawah yang berjuang keras untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Dalam laga krusial antara Fiorentina melawan Lecce di Stadio Via del Mare, kabar buruk menghampiri tim tamu. Bek kiri andalan mereka, Robin Gosens, harus ditarik keluar hanya dalam waktu 11 menit akibat cedera otot. Ia terlihat memegangi bagian belakang paha kiri dan langsung memberi isyarat tidak dapat melanjutkan pertandingan, sebelum akhirnya digantikan oleh pemain muda Luis Balbo.
Keputusan memainkan Gosens sejak awal oleh pelatih Paolo Vanoli terbilang berisiko, mengingat sang pemain baru saja tampil di laga perempat final kompetisi Eropa beberapa hari sebelumnya. Cedera ini menjadi pukulan berat, terlebih Gosens sebelumnya juga sempat absen selama dua bulan pada Oktober 2025 akibat cedera di area yang sama. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan kambuhnya cedera lama.
[Baca juga : Mental Baja atau Fisik Habis? Vanoli Bongkar Masalah Tersembunyi Fiorentina Usai Ditahan Lecce!]
Musim ini memang tidak mudah bagi pemain berusia 31 tahun tersebut. Meski mencatatkan empat gol dan tiga assist dari 31 penampilan, konsistensi performanya terganggu oleh masalah kebugaran. Situasi semakin sulit karena Fiorentina juga harus kehilangan sejumlah pemain penting lainnya seperti Moise Kean, Fabiano Parisi, Nicolò Fortini, dan Tariq Lamptey dalam lawatan ke Lecce.
Meski demikian, Fiorentina tetap berhasil membawa pulang satu poin penting dari pertandingan tersebut. Bek Luca Ranieri mengakui bahwa timnya tampil baik di babak pertama, meski mengalami penurunan performa di babak kedua saat Lecce mulai menekan. Ia menegaskan bahwa hasil imbang ini patut disyukuri, mengingat padatnya jadwal pertandingan dalam beberapa pekan terakhir.
Senada dengan itu, Marin Pongračić menyebut hasil ini sebagai poin yang sangat penting dalam perjuangan mereka menjauh dari zona degradasi. Ia menekankan bahwa meskipun kemenangan menjadi target utama, menjaga jarak dari Lecce juga memiliki nilai strategis. Pongračić juga mengakui adanya kekurangan dalam proses bertahan, khususnya dalam situasi bola mati, namun ia optimistis tim akan terus berkembang.
Dengan hanya lima laga tersisa, setiap kesalahan dapat berakibat fatal. Fiorentina kini harus segera berbenah, terutama dalam menjaga kebugaran pemain dan konsistensi performa, jika tidak ingin terseret lebih jauh dalam pusaran degradasi yang semakin tidak terduga. (Sumber: Artikel fiorentinanews.com | Foto football-italia.net)






