ViolaClubINA - Fiorentina akhirnya memutus tren negatif di awal musim Serie A 2026/2027 melalui pertunjukan luar biasa di Stadion Pier Luigi Penzo. Mengawali periode kedua kepelatihan Paolo Vanoli yang menggantikan Fabio Grosso, I Viola sukses memetik kemenangan perdana musim ini setelah menumbangkan tuan rumah Venezia dengan skor telak 4-2. Pertandingan penuh tensi ini menjadi panggung kehebatan pemain muda pinjaman dari Real Madrid, Franco Mastantuono, yang tampil sebagai pahlawan lewat sumbangan tiga gol.
Laga dimulai dengan dominasi Fiorentina yang langsung menekan lini pertahanan Venezia sejak peluit pertama dibunyikan. Mengusung susunan pemain yang dirombak oleh Vanoli—termasuk memberikan kesempatan debut penuh bagi penyerang anyar Beto—tim tamu tampil sangat agresif. Namun, keasyikan menyerang justru membuat lini belakang Fiorentina lengah pada menit ke-22. Berawal dari pergerakan Gianluca Busio yang berhasil melewati Nicolò Fagioli, umpan terobosan terukurnya sukses dimanfaatkan oleh Akor Adams untuk membobol gawang David de Gea. Gol ini sempat mengejutkan La Viola, yang sebenarnya memegang kendali permainan sejak awal.
Ketinggalan satu gol tak membuat mental para pemain Fiorentina runtuh. Respons cepat ditunjukkan hanya dalam durasi beberapa menit melalui aksi individu Franco Mastantuono. Memanfaatkan ruang di sisi kanan, wonderkind berusia 19 tahun ini melakukan tusukan khas ke tengah sebelum melepaskan tembakan melengkung ke tiang dekat yang gagal diantisipasi Filip Stanković pada menit ke-29. Tak butuh waktu lama bagi Mastantuono untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor. Hanya semenit berselang, berawal dari kesalahan fatal Ridgeciano Haps yang terpeleset, Beto dengan cepat menyodorkan bola kepada Mastantuono yang langsung menyelesaikannya menjadi gol pembalik keadaan. Keunggulan 2-1 bagi Fiorentina bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Venezia berupaya keras menyamakan kedudukan dengan meningkatkan intensitas serangan dan menekan lini pertahanan tim tamu. Kendati demikian, efektivitas serangan balik Fiorentina kembali terbukti mematikan. Melalui umpan lambung terukur Fagioli pada menit ke-66, penyerang pengganti Mateo Pellegrino berlari kencang memanfaatkan celah pertahanan lawan yang pincang sebelum melepaskan tembakan dingin ke sudut bawah gawang Venezia. Gol ini makin memperlebar jarak sekaligus menenangkan tensi permainan bagi kubu tamu.
Puncak kehebatan Mastantuono terjadi pada menit ke-84. Setelah menerima umpan lambung dari Cher Ndour di dalam kotak penalti, percobaan pertamanya sempat diblok oleh Stanković, namun bola liar memantul mengenai wajah pemain muda Argentina tersebut dan bergulir masuk ke dalam gawang. Gol yang sedikit unik ini resmi melengkapi raihan hat-trick pertamanya bersama I Viola sekaligus mengukir catatan sejarah. Meski Venezia sempat memperkecil kedudukan dua menit kemudian lewat sepakan voli Antoine Hainaut memanfaatkan umpan silang Haps, Fiorentina tetap mampu menjaga keunggulan 4-2 hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini membawa dampak positif yang sangat signifikan bagi armada Paolo Vanoli. Selain mengamankan tiga poin pertama dan mengangkat posisi klub keluar dari zona degradasi ke peringkat ke-15, performa impresif Mastantuono menjadi catatan manis tersendiri. Ia tercatat sebagai pencetak hat-trick termuda sepanjang sejarah Fiorentina serta menjadi pemain termuda kesembilan yang mampu mengukir tiga gol dalam satu laga di sejarah Serie A. Hasil positif di kandang Venezia ini jelas menjadi modal berharga bagi Fiorentina untuk menatap laga derby Tuscan melawan Pisa di ajang Coppa Italia serta duel sengit kontra Napoli di pekan berikutnya. (Sumber: Artikel violanation.com | Video acffiorentina.com)






