ViolaClubINA - Musim Serie A resmi ditutup dengan hasil yang terasa pahit bagi ACF Fiorentina. Bermain di kandang sendiri, Stadion Artemio Franchi, Fiorentina harus puas berbagi angka 1-1 melawan Atalanta BC dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh drama hingga menit-menit akhir. Kemenangan yang sudah berada di depan mata buyar akibat gol bunuh diri Pietro Comuzzo pada penghujung laga.
Sejak awal pertandingan, Atalanta tampil lebih agresif dan langsung menekan lini pertahanan Fiorentina. Lazar Samardzic menjadi ancaman utama lewat beberapa percobaan berbahaya dari luar kotak penalti. Namun, penampilan gemilang kiper Fiorentina, Oliver Christensen, membuat gawang tuan rumah tetap aman. Giacomo Raspadori juga sempat memperoleh peluang emas, tetapi penyelesaiannya masih melebar tipis dari sasaran.
Meski terus ditekan, Fiorentina justru mampu mencuri keunggulan lebih dahulu pada menit ke-39. Berawal dari pergerakan Marco Brescianini di sisi lapangan, bola umpan tariknya berhasil disambut Roberto Piccoli yang berdiri tanpa kawalan di depan gawang. Striker muda tersebut dengan tenang melepaskan tendangan kaki kiri yang gagal diamankan Marco Sportiello. Gol itu membuat publik Artemio Franchi bersorak dan membawa Fiorentina unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin terbuka. Kedua tim saling melancarkan serangan demi mencari gol tambahan. Fiorentina hampir menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas Rolando Mandragora yang mengarah tajam ke sudut gawang, tetapi Sportiello melakukan penyelamatan luar biasa. Tidak lama berselang, Daniele Rugani juga nyaris mencatatkan nama di papan skor melalui sundulan hasil sepak pojok, walau bola masih melambung tipis di atas mistar.
Di sisi lain, Atalanta terus menekan demi mengejar ketertinggalan. Christensen kembali menjadi penyelamat Fiorentina setelah menggagalkan peluang emas Sulemana dalam situasi satu lawan satu pada menit ke-77. Namun, petaka akhirnya datang pada menit ke-82. Davide Zappacosta menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan bola ke area berbahaya. Pietro Comuzzo yang berusaha menghalau bola justru melakukan kesalahan fatal karena bola berbelok masuk ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga laga usai.
Hasil imbang ini membuat Fiorentina menutup musim dengan perasaan campur aduk. Mereka sebenarnya tampil cukup solid dan sempat berada di jalur kemenangan, tetapi kehilangan fokus pada menit-menit akhir membuat tiga poin melayang begitu saja. Sementara itu, Atalanta berhasil mempertahankan tren konsisten mereka musim ini dengan finis di papan atas klasemen Serie A.
Pelatih Paolo Vanoli tentu memiliki pekerjaan rumah besar untuk membenahi konsistensi tim menghadapi musim depan. Di sisi lain, Raffaele Palladino patut puas karena Atalanta kembali menunjukkan mentalitas kuat meski bermain di kandang lawan. Pertandingan penutup musim ini pun menjadi gambaran perjalanan Fiorentina sepanjang kompetisi: penuh semangat, memiliki banyak peluang, tetapi masih sering kehilangan momentum penting di saat krusial. (Sumber: Artikel acffiorentina.com | Video acffiorentina.com)






