ViolaClubINA - Fiorentina kembali merasakan mimpi buruk di Serie A musim ini setelah takluk 1–0 dari Parma di Stadion Ennio Tardini pada pertandingan pekan ke-17. Gol tunggal dalam laga yang ketat itu dicetak oleh Oliver Sørensen di awal babak kedua menit ke-48, memanfaatkan umpan matang dari rekannya Mateo Pellegrino, membuat tim tamu gagal mencetak gol meski memiliki beberapa peluang. Kekalahan ini memupus harapan Fiorentina untuk bangkit setelah kemenangan langka mereka baru-baru ini dan justru memperdalam masalah performa tim secara keseluruhan.
Sejak peluit dimulai, pertandingan berlangsung seimbang namun kurang berkualitas. Parma banyak menguasai bola di babak pertama dan sesekali mengancam pertahanan Fiorentina, sementara tim besutan Paolo Vanoli sedikit kesulitan dalam mengembangkan permainan dan memaksimalkan peluang yang mereka buat. Di sisi lain, peluang terbaik Fiorentina datang dari Moise Kean, namun ia gagal mengubahnya menjadi gol, sehingga skor tetap 0–0 sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Parma lebih agresif dan segera membuka keunggulan melalui aksi Sørensen. Usai gol itu, Fiorentina terlihat kesulitan merespons dan sempat mengalami kekacauan taktik setelah pergantian pemain yang membuat jalannya pertandingan semakin sulit bagi mereka. Meski di sisa waktu ada beberapa kesempatan dari pemain seperti Guðmundsson dan Piccoli, upaya itu tak cukup untuk menyamakan kedudukan.
Hasil ini membuat situasi Fiorentina di klasemen makin terancam, dengan tim kini terbenam di dasar klasemen dan baru mengumpulkan sembilan poin dari 17 pertandingan. Tren negatif ini menimbulkan tanda tanya besar tentang arah strategi dan kekompakan tim, terutama menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin yang diperkirakan akan membawa banyak perubahan di skuad.
Bagi Parma, kemenangan ini penting untuk memperbaiki posisi mereka serta membangun kepercayaan diri menjelang laga-laga berikutnya. Bagi Fiorentina, kekalahan ini menjadi alarm keras bahwa perjuangan mereka di Serie A musim ini masih jauh dari kata usai dan butuh evaluasi menyeluruh untuk keluar dari krisis performa yang tengah melanda. (Sumber: Artikel acffiorentina.com | Video acffiorentina.com)






