ViolaClubINA - Fiorentina harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Cagliari dalam lanjutan Serie A. Gol Rolando Mandragora sempat membawa harapan kemenangan, namun tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu lewat sundulan Sebastiano Luperto.
Pelatih Stefano Pioli menurunkan susunan pemain yang sama seperti saat mengalahkan Polissya di ajang Conference League. Sementara itu, Cagliari tampil dengan kekuatan penuh dan menghadirkan kejutan lewat dua mantan pemain Fiorentina, Michael Folorunsho dan Yerry Mina, dalam starting line-up.
Sejak menit awal, tuan rumah tampil lebih agresif. Mereka mampu menekan lini tengah Fiorentina dan memaksa tim tamu kesulitan mengembangkan permainan. Peluang terbaik Cagliari hadir pada menit ke-20 ketika sundulan Folorunsho hampir membuahkan gol, namun Robin Gosens melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol dengan dominasi tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Pioli melakukan perubahan dengan memasukkan Rolando Mandragora. Pergantian ini terbukti efektif. Pada menit ke-65, Mandragora berhasil membuka keunggulan lewat sundulan setelah menerima umpan matang dari Albert Guðmundsson. Gol ini juga menjadi tembakan tepat sasaran pertama bagi Fiorentina di laga tersebut.
Setelah unggul, Fiorentina mulai tampil lebih tenang dan mendapat peluang untuk menggandakan skor melalui Moise Kean. Sayangnya, striker anyar tersebut gagal memaksimalkan kesempatan emas dari jarak dekat. Di sisi lain, David de Gea tampil solid dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk saat menggagalkan tendangan Gianluca Gaetano.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar di penghujung laga. Pada menit-menit akhir injury time, Sebastiano Luperto berhasil lolos dari kawalan dan menanduk bola hasil tendangan bebas Gaetano. Sundulannya sempat mengecoh De Gea dan berujung gol penyeimbang bagi Cagliari.
Secara keseluruhan, Fiorentina tampil kurang meyakinkan terutama di babak pertama, di mana lini tengah mereka kesulitan menghadapi pressing Cagliari. Masuknya Mandragora memberi dampak positif, namun kelemahan dalam konsentrasi di menit akhir kembali menjadi masalah yang harus segera diperbaiki.
Bagi Cagliari, hasil imbang ini menjadi dorongan moral penting setelah awal musim yang cukup sulit. Mereka berhasil menunjukkan karakter pantang menyerah hingga menit terakhir pertandingan.
Fiorentina harus belajar dari hasil ini. Menguasai jalannya laga tidak cukup jika kehilangan fokus di momen krusial. Hasil imbang 1-1 melawan Cagliari mungkin terasa mengecewakan, namun masih ada waktu untuk berbenah sebelum menghadapi pertandingan penting selanjutnya di kompetisi Eropa. (Sumber: Artikel violanation.com | Video youtube.com/@seriea)






