ViolaClubINA - Pelatih Paolo Vanoli menegaskan bahwa pekerjaan ACF Fiorentina masih jauh dari kata selesai, meski timnya baru saja meraih kemenangan penting atas SS Lazio di kompetisi Serie A. Kemenangan tersebut membuat Fiorentina unggul delapan poin dari zona degradasi, sebuah pencapaian signifikan mengingat mereka sempat berada dalam situasi sulit di awal musim. Namun, Vanoli menekankan bahwa hasil ini hanyalah “satu batu pijakan” menuju target utama, yaitu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim yang menunjukkan karakter, pengorbanan, serta semangat juang tinggi hingga menit akhir pertandingan.
Di sisi lain, tantangan besar sudah menanti Fiorentina di kompetisi UEFA Europa Conference League. Setelah kalah telak 3-0 dari Crystal Palace FC pada leg pertama di Selhurst Park, Vanoli mengajak timnya untuk tetap bermimpi dan berjuang membalikkan keadaan pada leg kedua. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi modal penting untuk mencoba melakukan comeback yang sulit namun bukan mustahil. Ia menegaskan bahwa Fiorentina harus tampil dengan keyakinan penuh, sekaligus memperbaiki kualitas serangan yang sebelumnya kurang maksimal.
[Baca juga : Serie A 25/26 Gio 32 vs Lazio (1-0)]
Performa Fiorentina sendiri menunjukkan tren positif dalam beberapa pekan terakhir, dengan raihan 18 poin dari sembilan laga terakhir, hanya kalah dari Inter Milan dan SSC Napoli dalam periode yang sama. Kehadiran direktur baru, Fabio Paratici, juga disebut memberikan stabilitas tambahan bagi tim. Meski demikian, Vanoli memilih untuk tidak membicarakan masa depannya di klub dan tetap fokus menyelesaikan misi yang ada. Baginya, tanggung jawab utama adalah membawa Fiorentina keluar dari tekanan dan memberikan yang terbaik bagi klub serta para pendukung hingga akhir musim. (Sumber: Artikel football-italia.net | Foto @acffiorentina)






