Sign Up
Cover

Penantian 43 Tahun Berakhir! Fiorentina Primavera Akhirnya Kembali Jadi Raja Italia

ACF Fiorentina Primavera

Jum'at, 29 Mei 2026

ViolaClubINA - Fiorentina Primavera akhirnya kembali menorehkan sejarah besar di sepak bola Italia. Tim muda La Viola sukses meraih gelar Campione d’Italia setelah mengalahkan Parma dengan skor 2-1 pada partai final yang berlangsung di Rocco B. Commisso Viola Park. Kemenangan ini terasa begitu spesial karena mengakhiri penantian panjang selama 43 tahun untuk kembali membawa trofi Primavera ke Kota Firenze.

Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Fiorentina dan Parma sama-sama tampil disiplin serta berhati-hati dalam membangun serangan. Tempo pertandingan cukup tinggi, tetapi kedua tim kesulitan menembus lini pertahanan lawan. Fiorentina mulai mendapatkan peluang melalui kreativitas Puzzoli dan pergerakan Braschi di lini depan, sementara Parma beberapa kali mengancam lewat Daniel Mikolajewski.

Pada babak pertama, kedua penjaga gawang tampil impresif. Leonardelli melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan tendangan bebas Mikolajewski yang mengarah ke sudut gawang. Di sisi lain, kiper Parma, Astaldi, juga berhasil menepis peluang emas Bertolini menjelang turun minum. Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Fiorentina tampil lebih agresif dan mulai menekan pertahanan Parma. Momen penting akhirnya hadir pada menit ke-73 setelah Mazzeo dijatuhkan di kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih dan Riccardo Braschi yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang untuk membawa Fiorentina unggul 1-0.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain muda Fiorentina meningkat drastis. Dukungan penuh para tifosi di Viola Park juga menambah semangat tim asuhan Daniele Galloppa. Hasilnya, pada menit ke-83, Eddy Kouadio berhasil mencetak gol kedua melalui sundulan keras memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol itu membuat stadion bergemuruh dan Fiorentina semakin dekat dengan gelar juara.

Parma sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Daniel Mikolajewski pada menit ke-89. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, Fiorentina tetap mampu mempertahankan keunggulan 2-1. Para pemain, staf pelatih, dan pendukung pun langsung merayakan keberhasilan yang telah lama dinantikan tersebut.

Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas generasi muda Fiorentina musim ini. Selain unggul secara teknik, skuad asuhan Daniele Galloppa juga menunjukkan mentalitas, kerja sama tim, dan karakter kuat sepanjang pertandingan maupun selama kompetisi berlangsung. Gelar ini sekaligus menjadi trofi kedua sektor akademi Fiorentina musim ini setelah tim Under-18 sebelumnya berhasil menjuarai Viareggio Cup. Kemenangan atas Parma bukan sekadar soal trofi, melainkan simbol kebangkitan akademi Fiorentina yang kembali menunjukkan kualitasnya di sepak bola Italia. Setelah empat dekade lebih menunggu, kini warna ungu kembali berdiri di puncak sepak bola Primavera Italia. (Sumber: Artikel acffiorentina.com Video acffiorentina.com

 

Comments

  OR  
0 Comments
Sort by 
No comment yet