ViolaClubINA - Matias Moreno menjadi pembicaraan hangat, terutama bagi mereka yang selalu antusias menyambut sensasi pemain muda berbakat. Pemain asal Argentina ini membawa ekspektasi besar saat bergabung dengan Fiorentina, meski hanya berbekal pengalaman kurang dari 40 pertandingan bersama klub kecil, Belgrano. Namun, seperti halnya mainan baru yang memukau di awal, daya tariknya perlahan diuji oleh kenyataan di lapangan.
Penampilan Moreno melawan Napoli pekan lalu memecah pendapat publik. Di satu sisi, babak pertama yang sempurna membuat beberapa orang menyebutnya sebagai calon “man of the match.” Namun, blunder yang dilakukan di babak kedua memberikan catatan serius. Kesalahan tersebut bukan hanya soal kehilangan bola, tetapi juga menyiratkan tanda bahaya mengenai konsentrasi dan keandalan bek muda ini dalam momen krusial.
Blunder itu mengingatkan banyak orang pada bek-bek Argentina lainnya yang pernah membela Fiorentina, seperti Lucas Martinez Quarta. Sama seperti Quarta, Moreno tampak menjanjikan di awal, tetapi inkonsistensi bisa menjadi momok besar. “Dia bermain luar biasa, kecuali untuk satu kesalahan fatal itu,” ujar seorang pengamat, seolah memberikan pujian yang disertai peringatan terselubung.
Tidak dapat dimungkiri, pemain berusia 21 tahun ini telah menunjukkan potensi besar. Penampilannya di Conference League sering kali menjadi sorotan, meski kompetisi tersebut kerap dianggap kurang kompetitif dibandingkan Serie A. Beberapa penggemar bahkan menyebutnya sebagai “Passarella baru,” sebuah gelar yang terkesan berlebihan untuk seorang pemain yang baru beberapa bulan mencicipi kerasnya kompetisi Eropa.
[Baca juga : Salam perpisahan emosional Lucas Martinez Quarta untuk Fiorentina dan kota Firenze]






