ViolaClubINA - Awal musim Serie A menjadi periode yang sangat berat dan penuh tekanan bagi Fiorentina. Klub kebanggaan kota Florence ini masih terdampar di papan bawah klasemen dengan catatan amat memprihatinkan, yakni baru mengumpulkan empat poin dari tujuh pertandingan awal. Posisi yang kian mengkhawatirkan ini memaksa pelatih Paolo Vanoli untuk segera menemukan formula penyembuh. Di tengah situasi krisis yang menuntut respons cepat dan kestabilan tim, performa lini depan La Viola justru tampil jauh dari harapan serta menjadi sorotan tajam publik sepak bola Italia.
Investasi besar-besaran yang digelontorkan pada bursa transfer musim panas lalu seolah belum membuahkan hasil manis di sektor penyerangan. Statistik mencatat fakta miris di mana tidak ada satu pun penyerang Fiorentina yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir di ajang liga. Ketergantungan pada lini kedua dan barisan belakang, seperti kontribusi gol terakhir dari Jimenez dan Marin Pongracic, jelas bukan solusi jangka panjang yang ideal. Para pemain depan seperti Beto dan Alieu Njie belum juga pecah telur di panggung Serie A, dengan Njie bahkan sempat membuang peluang emas di depan gawang yang sudah kosong saat menghadapi Como. Sementara itu, sosok seperti Willy Gnonto dan Pedro Goncalves baru menyumbang gol di ajang Coppa Italia, sedangkan Franco Mastantuono dan Mateo Pellegrino yang masing-masing sudah mengemas tiga gol masih dinilai kurang konsisten serta kerap membuang peluang berharga di area penalti lawan.
[Baca juga : Megaproyek Stadion Artemio Franchi Baru: Suntikan Dana Melimpah Hingga Fasilitas Mewah Siap Manjakan Fans Fiorentina]
Di tengah paceklik gol lini depan yang kian mengkhawatirkan, sektor pertahanan Fiorentina juga tak luput dari evaluasi mendalam. Perhatian khusus tertuju pada bek pinjaman asal Tottenham Hotspur, Radu Dragusin, yang diboyong pada musim panas ini atas peran besar direktur olahraga Fabio Paratici. Pemain bertahan asal Rumania tersebut memegang peranan krusial karena selalu dipercaya menjadi starter dalam tujuh laga awal Serie A. Kehadirannya di lapangan juga berkaitan dengan klausul kewajiban pembelian permanen yang akan aktif secara otomatis apabila ia berhasil mencatatkan 22 penampilan bersama La Viola.
Pengamat sepak bola Italia, Eugenio Ascari, menilai bahwa keputusan untuk terus memasang Dragusin menunjukkan betapa pentingnya peran sang bek sebagai tembok utama lini belakang di tengah bongkar-pasang skema pertahanan Vanoli. Meski demikian, performa lini pertahanan secara keseluruhan dianggap belum memenuhi ekspektasi dan masih sering menyisakan celah, terutama saat menghadapi situasi ruang terbuka. Dengan rentetan masalah dari lini depan yang tumpul hingga barisan belakang yang belum sepenuhnya solid, Fiorentina dituntut untuk segera bangkit dan memutus tren negatif demi menyelamatkan musim mereka sebelum terlambat. (Sumber: Artikel onefootball.com | Foto onefootball.com )






