ViolaClubINA - Musim panas menjadi momen penting bagi banyak pemain muda Fiorentina yang sedang mencari jalan untuk mengembangkan karier mereka. Salah satu nama yang kini menjadi sorotan adalah Eddy Kouadio, bek muda berbakat yang baru saja mengantarkan Fiorentina Primavera meraih gelar juara Italia. Di tengah ketertarikan sejumlah klub, masa depan sang pemain justru menyimpan tanda tanya besar.
Bek kelahiran Prato tahun 2006 tersebut dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki Fiorentina. Berposisi sebagai bek tengah berkaki kanan, Kouadio juga mampu dimainkan sebagai bek sayap ketika dibutuhkan. Potensinya bahkan sempat menarik perhatian klub Inggris, Sunderland, pada musim lalu. Namun saat itu manajemen Fiorentina memilih mempertahankannya dan memperpanjang kontraknya hingga tahun 2030.
Meski telah menjalani musim pertamanya bersama tim senior, kesempatan bermain yang didapat Kouadio masih sangat terbatas. Ia hanya mencatatkan delapan penampilan dengan menit bermain yang minim serta satu kali menjadi starter saat Fiorentina kalah dari Lausanne di ajang UEFA Conference League. Situasi tersebut membuat sang pemain membutuhkan klub yang mampu memberinya waktu bermain lebih banyak demi melanjutkan proses perkembangan kariernya. Kesempatan itu datang dari Avellino yang dikabarkan siap meminjam Kouadio untuk berlaga di Serie B. Klub asal Campania tersebut ingin menjadikan bek muda Fiorentina itu sebagai bagian penting dalam proyek mereka musim depan. Namun, tawaran tersebut ternyata belum sepenuhnya meyakinkan sang pemain.
Menurut berbagai laporan, Kouadio masih ragu untuk menerima opsi pindah ke Avellino. Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan adalah jarak yang cukup jauh dari Toscana, wilayah yang selama ini menjadi rumahnya. Pemain muda tersebut disebut lebih tertarik jika ada peluang bergabung dengan klub yang lokasinya lebih dekat dengan Firenze. Situasi ini membuka peluang bagi klub-klub seperti Empoli, Carrarese, atau Arezzo untuk masuk dalam persaingan mendapatkan tanda tangannya. Jika salah satu dari klub tersebut mengajukan proposal yang menarik, bukan tidak mungkin masa depan Kouadio akan segera menemukan titik terang dalam waktu dekat.
[Baca juga : Kean Bertahan atau Pergi? Bocoran Besar Fiorentina Jelang Musim Centenario, Grosso Makin Dekat! ]
Sementara itu, Fiorentina juga tengah bersiap memasuki era baru bersama Fabio Grosso. Mantan pelatih Sassuolo tersebut diperkirakan akan segera diumumkan sebagai pelatih baru La Viola dalam beberapa hari ke depan. Setelah proses penunjukan resmi selesai, Direktur Umum Alessandro Ferrari dan Direktur Olahraga Fabio Paratici dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat untuk bertemu keluarga Commisso selaku pemilik klub. Dalam pertemuan itu, keduanya akan mempresentasikan rancangan teknis dan strategi tim untuk musim mendatang.
Perubahan besar diprediksi akan terjadi di dalam skuad. Beberapa nama besar bahkan dikabarkan berpotensi meninggalkan Artemio Franchi pada bursa transfer kali ini. Dodo menjadi salah satu pemain yang hampir pasti meninggalkan Fiorentina. Selain itu, Albert Gudmundsson juga disebut-sebut semakin dekat dengan pintu keluar setelah dua musim yang dianggap belum memenuhi ekspektasi. Pemain asal Islandia tersebut memang menunjukkan beberapa kilasan kualitas sejak tiba dari Genoa. Namun secara keseluruhan, kontribusinya dinilai belum konsisten dan belum mampu menjadi sosok pembeda yang diharapkan publik Firenze.
Di sisi lain, masa depan Robin Gosens, David De Gea, dan Moise Kean masih belum sepenuhnya jelas. Ketiganya memiliki gaji yang cukup besar sehingga keputusan akhir akan sangat bergantung pada kebutuhan Fabio Grosso serta tawaran yang datang dari klub lain. Berbeda dengan nama-nama tersebut, Nicolò Fagioli justru hampir dipastikan akan tetap bertahan dan menjadi bagian dari proyek baru Fiorentina.
Jurnalis La Nazione, Giampaolo Marchini, menilai bahwa masa depan Gudmundsson akan sangat ditentukan oleh keputusan Fabio Grosso. Menurutnya, pemain Islandia itu memiliki karakteristik sebagai gelandang serang murni yang membutuhkan kebebasan bergerak di lapangan. Masalahnya, sistem 4-3-3 yang sering digunakan Grosso dinilai tidak memberikan ruang ideal bagi tipe pemain seperti Gudmundsson. Kondisi ini membuat peluang sang pemain untuk bertahan semakin kecil, meskipun kualitas dan kemampuan individunya tidak diragukan.
Marchini bahkan meyakini bahwa pada akhirnya Fiorentina akan melepas Gudmundsson sebelum bursa transfer musim panas berakhir. Opsi peminjaman disebut sebagai skenario yang paling realistis, kecuali jika ada klub yang bersedia mengajukan tawaran permanen dengan nilai yang setidaknya mampu menutupi investasi yang pernah dikeluarkan Fiorentina saat merekrutnya dari Genoa CFC. Dengan Fabio Grosso yang segera memulai pekerjaannya, Fiorentina tampaknya akan menjalani salah satu bursa transfer paling sibuk dalam beberapa tahun terakhir. Nasib Kouadio, Gudmundsson, hingga sejumlah pemain senior kini berada di tangan sang pelatih baru yang siap membentuk wajah baru La Viola untuk musim depan. (Sumber: Artikel fiorentinanews.com | Foto @sassuolocalcio )






