ViolaClubINA - Florence kembali diramaikan dengan kemungkinan kembalinya Lucas Torreira ke Fiorentina. Gelandang asal Uruguay tersebut disebut sangat terbuka untuk kembali memperkuat La Viola, bahkan kabarnya terus mendorong terwujudnya transfer tersebut bersama sang agen karena alasan personal. Namun, jalan menuju reuni itu masih jauh dari kata mudah. Ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan Fiorentina sebelum transfer Torreira benar-benar bisa direalisasikan.
Torreira bukan nama asing bagi pendukung Fiorentina. Pemain berusia 30 tahun itu pernah menjadi bagian penting dari lini tengah La Viola dan meninggalkan kesan positif selama masa peminjamannya. Karena itu, kemungkinan kembalinya sang gelandang memiliki daya tarik tersendiri, baik dari sisi teknis maupun emosional.
Masalah terbesar saat ini justru berada di komposisi lini tengah Fiorentina. Skuad asuhan Fabio Grosso sudah memiliki banyak gelandang sehingga terjadi kelebihan stok atau overbooking. Bahkan, Nicolò Fagioli disebut berpotensi memulai musim dari bangku cadangan. Kondisi tersebut membuat Fiorentina harus lebih dahulu melakukan pelepasan pemain apabila ingin membuka ruang bagi Torreira.
Persoalan berikutnya datang dari Galatasaray selaku klub pemilik Torreira. Klub Turki tersebut dikabarkan menginginkan skema peminjaman selama satu musim dengan kewajiban pembelian pada Juni mendatang. Fiorentina, di sisi lain, disebut belum bersedia melangkah sejauh itu dan lebih memilih opsi hak pembelian. Perbedaan sikap mengenai klausul tersebut menjadi faktor lain yang dapat menentukan apakah reuni Torreira dan Fiorentina benar-benar terwujud.
Di tengah situasi tersebut, Fiorentina masih terus menyempurnakan komposisi skuadnya. Agen FIFA Lorenzo De Santis menilai La Viola telah melakukan aktivitas transfer yang cukup agresif dan tepat sasaran setelah mengalami musim yang mengecewakan. Menurutnya, perubahan besar tidak hanya terjadi di kursi pelatih, tetapi juga pada komposisi pemain.
De Santis juga menilai Fiorentina masih membutuhkan tambahan di sektor sayap dan menantikan kehadiran Kevin Thorstvedt untuk melengkapi lini tengah. Setelah itu, klub diperkirakan akan mulai mengurangi jumlah pemain dalam skuad yang saat ini dinilai terlalu gemuk, terlebih Fiorentina tidak memiliki agenda kompetisi Eropa pada musim ini.
Dengan kondisi tersebut, target Fiorentina menurut De Santis adalah kembali bersaing untuk tiket Liga Europa. Target tersebut menjadi ambisi penting setelah La Viola dalam beberapa musim terakhir belum mampu kembali mencapai kompetisi antarklub Eropa tersebut.
Sementara itu, situasi di lini depan juga masih menjadi perhatian. Masa depan Moise Kean belum sepenuhnya jelas meski sang penyerang tidak menunjukkan keinginan kuat untuk meninggalkan Fiorentina. Setelah tawaran dari Como ditolak, kini semua pihak masih menunggu apakah klub asal Lombardy tersebut akan kembali dengan proposal yang lebih tinggi.
Fiorentina disebut telah menetapkan angka sekitar 40 juta euro sebagai batas yang harus dicapai jika Como benar-benar ingin membuka negosiasi serius untuk Kean. Tanpa tawaran yang mendekati angka tersebut, peluang transfer sang penyerang untuk meninggalkan Artemio Franchi diperkirakan sangat kecil.
Kean sendiri memilih untuk tidak memberikan tekanan kepada klub. Penyerang kelahiran 2000 itu disebut menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada manajemen Fiorentina. Sikap tersebut membuat klub memiliki keleluasaan untuk menentukan masa depannya, meski La Viola tentu ingin persoalan tersebut segera mendapatkan kepastian.
[Baca juga : Fiorentina Siapkan Dua Bintang Baru, Fortini Merapat ke Hull City dan Poku Jadi Incaran Serius]
Jika Kean benar-benar hengkang, Fiorentina harus bergerak cepat mencari pengganti. Klub sebenarnya sudah melakukan antisipasi dengan mendatangkan Mateo Pellegrino dari Parma sebagai pengganti Roberto Piccoli secara numerik. Namun, apabila Kean pergi, satu tambahan penyerang baru tetap berpotensi dibutuhkan.
Nama Emanuel Emegha dan Liam Delap menjadi dua opsi yang disebut masuk radar Fiorentina. Keduanya memiliki keterkaitan dengan Chelsea dan sama-sama berusia 23 tahun. Emegha menjalani musim terakhir bersama Strasbourg, sedangkan Delap juga menjadi pemain yang sebelumnya mendapat perhatian dari Como.
Di sisi lain, situasi pasar transfer juga mulai memengaruhi keputusan Fabio Grosso di lapangan. Dengan bursa pemain sayap yang masih mengalami kebuntuan dan waktu menuju pertandingan pembuka Serie A semakin dekat, Fiorentina diperkirakan belum dapat melakukan banyak perubahan untuk laga perdana melawan AS Roma.
Grosso kemungkinan besar kembali mengandalkan formasi 4-3-2-1 yang digunakan saat menghadapi Benevento pada laga uji coba sebelumnya. Minimnya pilihan ideal di sektor sayap membuat sang pelatih harus memaksimalkan pemain yang tersedia untuk mengisi dua posisi di belakang penyerang utama.
Tiga pemain yang bersaing untuk dua tempat tersebut adalah Arthur Atta, Albert Gudmundsson, dan Franco Mastantuono. Ketiganya berpotensi dimainkan lebih ke area tengah sehingga permainan Fiorentina akan lebih banyak bertumpu pada kreativitas di belakang penyerang.
Untuk posisi ujung tombak, Kean masih menjadi pilihan utama. Selama tidak ada perkembangan signifikan mengenai masa depannya, penyerang asal Italia tersebut diperkirakan tetap menjadi pusat serangan Fiorentina pada awal musim.
Situasi ini membuat bursa transfer Fiorentina memasuki fase yang sangat menentukan. Kembalinya Torreira menjadi salah satu cerita paling menarik, tetapi keinginan pemain saja belum cukup untuk mewujudkan transfer. Fiorentina harus lebih dahulu merapikan lini tengah, sementara perbedaan mengenai skema transfer dengan Galatasaray juga harus menemukan titik temu.
Pada saat yang sama, keputusan mengenai Kean dapat memengaruhi rencana klub di lini depan, sedangkan kebuntuan perekrutan pemain sayap mulai berdampak langsung terhadap pilihan taktik Grosso. Dengan sejumlah persoalan tersebut berjalan secara bersamaan, beberapa hari ke depan bisa menjadi periode penting bagi Fiorentina untuk menentukan seperti apa wajah skuad mereka pada musim baru. (Sumber: Artikel fiorentinanews.com | Foto @ltorreira34 )






