ViolaClubINA - Fiorentina kembali dihadapkan pada situasi pelik menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Moise Kean kini menjadi pusat perhatian setelah Como meningkatkan tawarannya untuk memboyong penyerang asal Italia tersebut. Nilai proposal terbaru disebut mencapai sekitar €40 juta termasuk bonus, sebuah angka yang cukup besar untuk membuat manajemen Viola harus mengambil keputusan penting dalam waktu singkat.
Tawaran tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan proposal awal Como yang sebelumnya berada di kisaran €25 juta. Proposal terbaru disampaikan kepada Fiorentina setelah pendekatan pertama ditolak. Menurut laporan yang beredar, angka €40 juta itu merupakan kombinasi antara biaya tetap dan bonus, sementara terdapat pula kemungkinan skema transfer yang membuat kewajiban pembelian bergantung pada pencapaian target tertentu.
Bagi Fiorentina, persoalannya bukan sekadar apakah €40 juta cukup untuk melepas Kean. Klub masih membutuhkan pengganti yang sepadan apabila transfer tersebut benar-benar terealisasi. Manajemen yang dipimpin Fabio Paratici sebelumnya telah menegaskan bahwa Fiorentina tidak berada dalam posisi terpaksa menjual Kean. Setidaknya ada tiga syarat yang harus terpenuhi, yakni sang pemain menginginkan kepindahan, tawaran yang sesuai datang, serta Fiorentina mampu mendapatkan pengganti dengan kualitas setara atau lebih baik.
Situasi tersebut membuat waktu menjadi faktor yang sangat menentukan. Bursa transfer tinggal menyisakan waktu terbatas, sedangkan melepas penyerang utama pada fase seperti ini akan membuat Fiorentina memiliki pekerjaan tambahan untuk mencari pengganti. Terlebih, kebutuhan tim bukan hanya berada di lini depan. Setelah kekalahan telak 0-4 dari AS Roma pada pertandingan pembuka Serie A, sejumlah celah dalam skuad kembali terlihat dan manajemen tentu tidak ingin keputusan mengenai Kean justru membuat komposisi tim semakin rapuh.
Kean sendiri sejauh ini tidak menunjukkan indikasi kuat ingin meninggalkan Florence. Penyerang berusia 26 tahun tersebut bahkan tetap menjalani aktivitas bersama tim di tengah derasnya rumor transfer. Sikap profesional Kean juga mendapat apresiasi dari Fabio Grosso. Dalam laga melawan Roma, Kean memang tidak dimainkan sejak menit pertama dan baru disiapkan untuk masuk pada babak kedua. Keputusan tersebut disebut Grosso murni berdasarkan pertimbangan taktik, bukan karena persoalan transfer.
Menariknya, kekalahan telak di Olimpico justru membuat dilema Kean terasa semakin besar. Fiorentina gagal memberikan perlawanan berarti kepada Roma dan harus pulang dengan kekalahan 0-4. Dalam kondisi seperti itu, menjual salah satu pemain paling berbahaya di lini depan tentu berisiko menimbulkan pertanyaan besar dari para pendukung. Viola Nation bahkan menilai penjualan Kean pada tahap akhir bursa dapat mengingatkan kembali pada pola lama Fiorentina yang kerap menyelesaikan komposisi skuad pada hari-hari terakhir mercato.
Kean memang tidak menjalani musim terbaiknya pada 2025/26. Ia hanya mencetak delapan gol setelah mengalami masalah pada bagian bawah kakinya sepanjang musim. Namun, performanya bersama tim nasional Italia menunjukkan bahwa kualitasnya masih sangat diperhitungkan. Ia tetap menjadi salah satu penyerang Italia paling berbahaya dan memiliki kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, serta agresivitas yang sulit digantikan secara instan.
Di sisi lain, terdapat alasan finansial yang membuat tawaran Como layak dipertimbangkan. Kean memiliki kontrak bersama Fiorentina hingga 2029 dan disebut menerima gaji lebih dari €5,7 juta per musim. Melepasnya dengan nilai sekitar €40 juta berpotensi memberikan ruang finansial bagi Paratici untuk melakukan perombakan skuad. Namun, keuntungan tersebut hanya akan terasa apabila dana hasil penjualan benar-benar dapat digunakan untuk memperkuat tim, bukan sekadar menutup lubang yang ditinggalkan Kean.
[Baca juga : Serie A 26/27 Gio 01 vs Roma (4-0)]
Como sendiri memiliki alasan kuat untuk mengejar sang penyerang. Klub yang kini semakin ambisius tersebut membutuhkan kedalaman skuad setelah harus menghadapi kompetisi domestik dan Eropa. Kean juga memiliki profil yang cocok dengan kebutuhan mereka, terlebih statusnya sebagai pemain yang telah terbentuk dalam sistem sepak bola Italia dapat menjadi keuntungan dalam memenuhi regulasi pendaftaran skuad. Kehadiran Kean juga berpotensi menambah variasi di lini depan Como di samping kreativitas Nico Paz.
Namun, keputusan Fiorentina kemungkinan tidak akan ditentukan oleh nilai transfer semata. Laporan terbaru menyebut manajemen Viola ingin memastikan terlebih dahulu bahwa pengganti yang layak dapat didatangkan sebelum memberikan persetujuan akhir. Artinya, pergerakan Paratici di pasar transfer dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan nasib Kean. Jika striker pengganti berhasil diamankan, pintu keluar bagi Kean bisa saja terbuka. Sebaliknya, apabila tidak ada pemain yang dianggap mampu mengisi posisinya, Fiorentina berpotensi mempertahankan sang penyerang.
Situasi tersebut semakin menarik karena Fiorentina baru saja menghadapi malam yang mengecewakan di Roma. Presiden klub, Commisso, menyampaikan kepada para pendukung bahwa kekalahan 0-4 tersebut memang menyakitkan dan tidak ingin dijadikan alasan. Ia menegaskan bahwa klub harus tampil lebih baik serta ingin mengembalikan harapan dan mimpi para tifosi Viola. Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian perayaan 100 tahun Fiorentina, ketika ribuan pendukung berkumpul di pusat kota Florence.
Di tengah situasi tersebut, pesan Franco Mastantuono juga menjadi simbol bahwa Fiorentina tidak boleh larut dalam kekecewaan. Pemain muda yang datang dengan status pinjaman dari Real Madrid itu mengakui bahwa tim masih harus berkembang, tetapi menekankan pentingnya tetap bersatu karena musim baru saja dimulai. Pesan tersebut terasa relevan ketika Fiorentina sedang berada di persimpangan penting, baik di lapangan maupun di meja negosiasi.
Kini, pertanyaan terbesar bagi Fiorentina bukan lagi sekadar berapa harga Moise Kean, melainkan apakah menjualnya pada saat seperti ini merupakan keputusan yang tepat. €40 juta memang bukan angka kecil, tetapi kehilangan penyerang utama beberapa hari sebelum bursa transfer ditutup juga membawa risiko besar. Terlebih, Fiorentina sedang memasuki musim yang diharapkan menjadi awal baru setelah perayaan satu abad klub.
Kean masih memiliki kontrak panjang, tidak secara terbuka meminta hengkang, dan tetap menjadi salah satu aset paling berharga yang dimiliki Fiorentina. Karena itu, jika Como benar-benar ingin membawanya ke Danau Como, mereka harus meyakinkan Fiorentina bukan hanya dengan nominal transfer, tetapi juga dengan struktur kesepakatan yang mampu membuat Viola merasa aman.
Bola kini berada di tangan Paratici. Keputusan dalam beberapa hari ke depan dapat menentukan apakah Fiorentina akan mendapatkan suntikan dana besar dari penjualan Kean atau justru mempertahankan mesin golnya demi menjaga kekuatan skuad. Satu hal yang pasti, saga Moise Kean dan Como belum selesai, dan akhir ceritanya berpotensi menjadi salah satu keputusan paling menentukan Fiorentina pada bursa transfer musim panas 2026. (Sumber: Artikel violanation.com | Foto football-italia.net )






