Sign Up
Cover

Grosso Siapkan Revolusi di Fiorentina! 5 Bintang Sassuolo Ini Berpotensi Dibajak, Masa Depan Kean hingga De Gea Ikut Terancam

ACF Fiorentina

Jum'at, 26 Juni 2026

ViolaClubINA Musim baru belum dimulai, tetapi Fiorentina sudah bersiap melakukan perubahan besar. Kedatangan Fabio Grosso sebagai pelatih anyar diyakini akan membawa warna baru bagi La Viola, termasuk dalam urusan bursa transfer. Sejumlah pemain Sassuolo yang pernah bekerja sama dengannya mulai dikaitkan dengan Fiorentina. Di sisi lain, Grosso juga menghadapi tugas berat untuk mengembalikan ketajaman Moise Kean sekaligus menentukan masa depan penjaga gawang senior David de Gea yang kini menjadi sorotan.

Salah satu kebiasaan yang kerap terjadi ketika sebuah klub menunjuk pelatih baru adalah munculnya spekulasi mengenai pemain-pemain lama yang akan ikut diboyong. Meski tidak selalu berhasil, kehadiran mantan anak asuh dianggap mampu mempercepat proses adaptasi taktik di ruang ganti. Dengan pengalaman Grosso bersama Sassuolo, sejumlah nama dinilai layak memperkuat Fiorentina pada musim mendatang.

Nama pertama yang mencuat adalah Jay Idzes. Bek tengah sekaligus kapten Timnas Indonesia itu tampil konsisten bersama Sassuolo setelah didatangkan dari Venezia. Kemampuannya dalam membaca permainan, menghentikan serangan lawan, serta kedewasaan dalam bertahan membuatnya dinilai cocok menjadi pengganti apabila Fiorentina melepas Marin Pongračić atau Pietro Comuzzo. Meski bukan tipe bek modern yang piawai membangun serangan, Idzes dinilai memiliki kualitas yang cukup untuk memperkuat lini belakang La Viola.

Selain Idzes, gelandang muda Luca Lipani juga masuk dalam radar. Pemain berusia muda tersebut berkembang pesat bersama Sassuolo dan mulai mendapat kepercayaan lebih dari Grosso. Kombinasi postur tubuh, kemampuan teknik, serta kecerdasan membaca permainan membuatnya dipandang sebagai gelandang bertahan masa depan Italia. Kehadirannya diyakini dapat menjadi pelapis ideal bagi Nicolò Fagioli sekaligus memperkuat keseimbangan lini tengah Fiorentina.

Pilihan lain yang menarik adalah Kristian Thorstvedt. Gelandang asal Norwegia itu dikenal memiliki kemampuan bermain dari kotak penalti ke kotak penalti dengan kekuatan fisik yang sangat baik. Selain piawai membantu pertahanan, Thorstvedt juga memiliki naluri mencetak gol dari lini kedua. Jika benar meninggalkan Sassuolo, ia diprediksi menjadi salah satu pemain yang paling diminati di Serie A.

Di sektor penyerangan, Cristian Volpato menjadi nama yang patut diperhitungkan. Lulusan akademi AS Roma tersebut dikenal memiliki kemampuan menggiring bola, kreativitas tinggi, serta visi permainan yang baik. Meski belum menjadi pemain inti di Sassuolo, usianya yang masih muda membuat potensinya sangat besar apabila mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di Fiorentina.

Sementara itu, Armand Laurienté menjadi opsi paling berpengalaman. Penyerang sayap asal Prancis tersebut telah membuktikan kualitasnya di Serie A dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten dalam beberapa musim terakhir. Kecepatan, kemampuan melewati lawan, serta umpan-umpan berbahayanya dinilai dapat meningkatkan kualitas serangan Fiorentina secara signifikan. Namun, harga transfer yang diperkirakan mencapai lebih dari 20 juta euro menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen klub.

Selain berburu pemain baru, Grosso juga dihadapkan pada pekerjaan rumah yang tidak kalah penting, yakni mengembalikan performa Moise Kean. Setelah tampil luar biasa pada musim pertamanya bersama Fiorentina, produktivitas Kean menurun drastis akibat cedera serta buruknya performa tim secara keseluruhan. Grosso diyakini ingin mempertahankan sang penyerang dan mulai membangun sistem permainan yang lebih sesuai dengan karakteristiknya.

Salah satu perubahan utama yang diperkirakan akan diterapkan adalah memaksimalkan permainan melalui kedua sisi lapangan. Pada musim lalu, Fiorentina terlalu sering membangun serangan melalui tengah sehingga Kean mudah dikawal oleh beberapa pemain lawan sekaligus. Grosso dikenal lebih menyukai permainan melebar dengan memanfaatkan kecepatan para pemain sayap sebelum mengirimkan bola ke area penalti.

[Baca juga :  Paratici Bergerak Cepat! Fiorentina Incar Bintang Tottenham, De Gea Jadi Target Klub Turin? ]

Selain itu, Fiorentina juga diprediksi akan menerapkan blok pertahanan menengah yang lebih disiplin. Strategi tersebut diyakini mampu membuka ruang bagi Kean untuk memanfaatkan kecepatan serta kekuatan fisiknya dalam melakukan serangan balik. Dengan demikian, penyerang Timnas Italia tersebut tidak perlu terlalu sering turun menjemput bola dan dapat lebih fokus mencari ruang di belakang garis pertahanan lawan.

Grosso juga dituntut menghadirkan lebih banyak pemain yang mampu membantu Kean di lini depan. Selama musim lalu, Fiorentina terlalu bergantung kepada satu pemain untuk mencetak gol. Akibatnya, ketika Kean mengalami penurunan performa, produktivitas tim ikut merosot tajam. Kehadiran gelandang yang rajin masuk ke kotak penalti maupun penyerang tambahan menjadi salah satu solusi agar beban Kean tidak terlalu berat.

Di luar sektor penyerangan, masa depan David de Gea juga menjadi perhatian. Kiper asal Spanyol tersebut masih memiliki kontrak bernilai tinggi hingga 2028. Meski tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Serie A, usianya yang terus bertambah serta besarnya gaji membuat manajemen mulai mempertimbangkan berbagai opsi.

Direktur olahraga Fabio Paratici dikabarkan tengah melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas pemain bergaji besar. Jika De Gea dilepas, Fiorentina disebut telah menyiapkan Christos Mandas sebagai calon pengganti. Kiper muda asal Yunani itu dianggap memiliki profil yang sesuai dengan proyek jangka panjang klub karena masih berusia muda, memiliki potensi berkembang, serta nilai transfer yang relatif terjangkau.

Musim depan akan menjadi titik awal era baru Fiorentina di bawah kepemimpinan Fabio Grosso. Keberhasilan mendatangkan pemain-pemain yang sesuai kebutuhan, menghidupkan kembali performa Moise Kean, serta mengambil keputusan tepat mengenai masa depan David de Gea akan menjadi penentu apakah La Viola mampu kembali bersaing di papan atas Serie A atau justru kembali terjebak dalam inkonsistensi yang menghantui mereka sepanjang musim lalu. (Sumber: Artikel  violanation.com  | Foto  @jayidzes ) 

Comments

  OR  
4 Comments
Sort by