ViolaClubINA - Fiorentina terus menunjukkan aktivitas yang intens di bursa transfer musim panas. Klub asal Florence itu tidak hanya fokus memburu pemain berpengalaman, tetapi juga semakin agresif dalam mengamankan talenta muda yang dianggap memiliki masa depan cerah. Di saat yang sama, sejumlah pemain yang selama ini berkembang di akademi Viola mulai mencari jalan baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Nama terbaru yang mencuri perhatian adalah Victor Valdepeñas, bek tengah muda milik Real Madrid. Pemain kelahiran 2006 itu kini dikabarkan menjadi salah satu target serius Fiorentina. Meski sebelumnya Bologna disebut berada di posisi terdepan, perkembangan terbaru justru menempatkan Fiorentina sebagai klub yang paling berpeluang mendapatkan tanda tangan sang pemain.
Manajemen Viola disebut telah bergerak jauh lebih cepat dibandingkan para pesaingnya. Namun, negosiasi belum bisa memasuki tahap akhir karena Real Madrid masih ingin mengevaluasi Valdepeñas secara menyeluruh selama pemusatan latihan pramusim. Pelatih anyar Los Blancos, José Mourinho, dikabarkan ingin melihat langsung kualitas sang pemain sebelum memberikan keputusan terkait masa depannya. Situasi tersebut membuat Fiorentina harus bersabar, meskipun posisi mereka saat ini dinilai cukup menguntungkan.
Di tengah upaya mendatangkan pemain baru, Fiorentina juga mulai merapikan komposisi skuad dengan melepas beberapa pemain yang dianggap tidak masuk dalam proyek jangka panjang klub. Salah satunya adalah Lorenzo Amatucci. Gelandang berusia 21 tahun itu dipastikan meninggalkan Florence secara permanen setelah Deportivo La Coruña menyelesaikan proses transfernya.
Amatucci akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama klub Spanyol tersebut. Fiorentina disebut menerima dana sekitar 2,5 juta euro dari penjualan pemain yang sempat menjalani masa peminjaman di Las Palmas musim lalu. Kepergian Amatucci menandai berakhirnya perjalanan panjangnya bersama Fiorentina setelah meniti karier sejak level akademi hingga sempat mencatatkan dua penampilan bersama tim utama.
Selain memburu bek tengah, Fiorentina juga terus memantau pasar untuk memperkuat sektor sayap. Salah satu nama yang masuk radar adalah Nestory Irankunda, winger muda milik Watford dan tim nasional Australia. Pemain berusia 20 tahun itu diyakini sedang bersiap untuk mengambil langkah besar dalam kariernya.
Irankunda secara terbuka mengungkapkan keyakinannya bahwa ia akan segera bermain di level tertinggi dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut diperkuat oleh direktur teknik Watford, Gianluca Nani, yang mengakui bahwa banyak klub besar tengah mengamati perkembangan pemainnya dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan di bursa transfer.
Kisah hidup Irankunda sendiri tergolong luar biasa. Ia lahir di Tanzania dari orang tua asal Burundi yang mengungsi akibat perang saudara di negara mereka. Ketika masih berusia tiga bulan, keluarganya pindah ke Australia, tempat bakat sepak bolanya mulai berkembang. Ia menjalani debut profesional bersama Adelaide United pada usia 15 tahun dan langsung mencuri perhatian dengan gol pertamanya hanya beberapa pekan kemudian.
[Baca juga : Belum Berhenti! Fiorentina Siapkan Dua Rekrutan Lagi, Sementara Masa Depan Roberto Piccoli Mulai Menemui Titik Terang]
Performa apiknya membuat Bayern München memboyongnya ke Eropa. Setelah menjalani masa peminjaman di Swiss, Irankunda kemudian bergabung dengan Watford dan berhasil mencatatkan empat gol serta empat assist di Championship. Bersama tim nasional Australia, ia juga menunjukkan potensinya dengan mencetak gol di ajang Piala Dunia. Dengan usia yang masih sangat muda, Irankunda dianggap sebagai salah satu peluang menarik di pasar transfer saat ini.
Di sisi lain, masa depan Alessandro Bianco juga tampaknya akan berada jauh dari Florence. Setelah kembali dari masa peminjaman di PAOK, gelandang kelahiran 2002 itu tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub. Sejumlah tim dari luar Italia, termasuk Las Palmas, Atromitos, dan beberapa klub Turki, dikabarkan tertarik menggunakan jasanya.
Nasib serupa dialami Antonín Barák. Gelandang asal Republik Ceko tersebut baru saja memperpanjang kontraknya bersama Fiorentina, tetapi kesepakatan itu lebih ditujukan untuk menjaga nilai jual sang pemain dan menghindari kepergian secara gratis. Saat ini Barák berstatus sebagai pemain yang dapat dilepas, dengan Iraklis Thessaloniki yang dilatih Walter Mazzarri serta APOEL Nicosia menjadi dua klub yang mulai menunjukkan minat.
Sementara itu, perhatian juga tertuju pada para pemain muda yang akan mengikuti pemusatan latihan pramusim bersama pelatih baru, Fabio Grosso. Beberapa nama seperti Riccardo Braschi, Luis Balbo, dan Niccolò Fortini masih menunggu kepastian mengenai masa depan mereka. Ketiganya merupakan bagian dari generasi 2006 yang telah merasakan atmosfer tim utama pada musim lalu.
Braschi sempat mendapatkan kesempatan tampil pada penghujung musim dan masih berpeluang bertahan di skuad senior. Balbo juga memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya, terutama setelah kondisi skuad di sektor kiri mengalami beberapa perubahan. Sementara itu, situasi Fortini menjadi salah satu yang paling menarik untuk dipantau karena kontraknya akan berakhir pada musim panas 2027 dan hingga kini belum ada perkembangan mengenai perpanjangan kontrak.
Nama lain seperti Rubino, Trapani, Sadotti, Bertolini, Conti, Deli, dan Puzzoli juga berada dalam fase penting karier mereka. Sebagian besar diperkirakan akan menjalani masa peminjaman demi memperoleh pengalaman, meskipun beberapa di antaranya masih memiliki peluang untuk meyakinkan Grosso selama pemusatan latihan.
Pergerakan Fiorentina musim panas ini menunjukkan satu hal yang jelas: klub tidak hanya memikirkan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga berusaha membangun fondasi masa depan. Dari upaya mendatangkan talenta muda Real Madrid hingga merapikan jalur perkembangan pemain akademi, Viola tampak tengah menyusun proyek baru yang dapat menentukan wajah tim dalam beberapa musim mendatang. (Sumber: Artikel fiorentinanews.com | Foto @valdee.21 )






