ViolaClubINA - Fiorentina harus menelan kekalahan saat berhadapan dengan Napoli, tapi pelatih mereka, Raffaele Palladino, tetap optimis. Ia menilai bahwa pertandingan ini harus menjadi modal bagi timnya untuk semakin percaya diri ke depan.
Kepercayaan Diri dan Karakter Tim
Palladino menyoroti bagaimana timnya sempat tertekan di babak pertama, namun mampu bangkit di babak kedua. "Kami menaikkan garis pertahanan, berani duel satu lawan satu, dan menunjukkan karakter tim. Ini harus menjadi pelajaran agar kami semakin berkembang," ujarnya.
Meski kalah, ia enggan menyalahkan pemainnya. "Saya suka bagaimana tim ini berjuang hingga akhir. Kami harus belajar kapan harus bermain langsung dan kapan harus menguasai bola lebih lama. Di babak kedua, kami lebih dominan, dan itulah yang harus menjadi titik awal kami ke depan."
Performa Gudmundsson yang Mengejutkan
Salah satu pemain yang mendapat sorotan adalah Gudmundsson. Menurut Palladino, pemain tersebut tampil lebih baik dari yang ia perkirakan. "Saya tidak menyangka dia bisa bertahan selama 90 menit, tapi semakin lama dia bermain, semakin saya menyukainya. Itu sebabnya saya memasukkan Beltran sebagai mezzala di akhir pertandingan," jelasnya.
[Baca juga : Serie A 24/25 Gio 28 vs Napoli (2-1) ]






