Sign Up
Cover

Fiorentina Kacau Balau! Paratici Dipaksa “Cuci Gudang”, Siapa yang Bertahan dan Siapa yang Dikorbankan?

ACF Fiorentina

Senin, 1 Juni 2026

ViolaClubINA Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling mengecewakan bagi Fiorentina. Klub asal Firenze tersebut tampil jauh dari ekspektasi sejak pramusim hingga akhir kompetisi. Performa yang inkonsisten, minim kreativitas, serta sederet pemain yang gagal memenuhi harapan membuat situasi La Viola berada dalam kondisi yang sulit. Kehadiran Paolo Vanoli memang sempat menyelamatkan Fiorentina dari keterpurukan yang lebih dalam, tetapi proses tersebut tetap meninggalkan banyak persoalan yang belum terselesaikan.

Kini, tanggung jawab besar berada di tangan direktur olahraga baru, Fabio Paratici. Ia tidak hanya harus membenahi kualitas skuad, tetapi juga memilah mana masalah yang berasal dari sistem tim dan mana yang benar-benar disebabkan oleh performa individu pemain. Tidak ada pemain yang benar-benar aman dari evaluasi. Masa depan hampir seluruh skuad masih menggantung, terlebih Fiorentina juga akan memasuki era baru bersama pelatih anyar yang belum diumumkan secara resmi.

Salah satu nama yang paling menarik perhatian adalah Pietro Comuzzo. Bek tengah muda berusia 21 tahun tersebut sempat dianggap sebagai salah satu talenta masa depan Italia setelah tampil impresif musim lalu. Statusnya sebagai pemain akademi dan pengalamannya bersama tim nasional Italia menjadi nilai tambah yang sangat besar. Secara fisik, Comuzzo memiliki kekuatan yang menjanjikan dan diyakini masih dapat berkembang. Namun, musim ini ia beberapa kali melakukan kesalahan dalam menjaga pergerakan penyerang lawan, terutama saat mengantisipasi umpan silang. Keterbatasannya dalam distribusi bola juga dianggap kurang cocok dengan gaya permainan modern yang mengandalkan penguasaan bola. Meski demikian, menjualnya saat nilainya sedang menurun dinilai sebagai keputusan yang berisiko.

Di lini tengah, Giovanni Fabbian menjadi salah satu pemain yang paling sulit dinilai. Secara fisik dan mobilitas, ia memiliki atribut yang menarik. Kemampuannya melakukan pergerakan tanpa bola dan masuk ke kotak penalti cukup menjanjikan. Akan tetapi, kontribusinya saat menguasai bola masih jauh dari harapan. Selain itu, perannya dalam membantu pertahanan juga belum maksimal. Fabbian dinilai masih membutuhkan waktu untuk berkembang dan kemungkinan besar akan dipinjamkan apabila gagal menunjukkan peningkatan signifikan pada musim depan.

[Baca juga :  Pecah Penantian! Fiorentina Primavera Juara Liga Italia, Commisso: “Ayah Saya Akan Bangga Melihat Kalian” ]

Sementara itu, Nicolò Fagioli menghadirkan situasi yang cukup unik. Secara teknik, kualitasnya tidak diragukan lagi. Ia mampu keluar dari tekanan lawan dengan tenang dan memiliki visi permainan yang baik. Beberapa umpan matang yang ia ciptakan sebenarnya layak menghasilkan lebih banyak assist. Namun, kontribusinya secara keseluruhan dianggap belum cukup besar untuk benar-benar mengangkat performa tim. Fagioli juga beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya akibat terlalu santai dalam penguasaan bola. Walaupun menjadi salah satu gelandang terbaik Fiorentina musim lalu, standar permainan tim yang rendah membuat penilaian terhadapnya tidak sepenuhnya positif.

Berbeda dengan pemain lainnya, Fabiano Parisi justru menjadi salah satu sosok yang berhasil meningkatkan reputasinya. Perubahan posisi menjadi pemain sayap ternyata membawa dampak positif terhadap permainannya. Kombinasinya bersama Dodô di sisi kanan kerap menjadi sumber serangan Fiorentina. Parisi tampil agresif, berani menusuk ke area sempit, dan cukup sering membantu tim keluar dari tekanan. Sayangnya, cedera ligamen lutut yang membuatnya harus absen hingga November menjadi hambatan besar. Kondisi tersebut membuat masa depannya masih sulit diprediksi, meskipun banyak klub besar diyakini tetap memantau perkembangannya.

Di sektor penyerang, Roberto Piccoli menjadi pemain yang paling banyak menerima kritik. Secara fisik dan pengalaman di Serie A, ia sebenarnya cukup layak menjadi penyerang pelapis. Namun, keterbatasan teknik dan label harga transfer sebesar 25 juta euro membuat ekspektasi publik terhadapnya terlalu tinggi. Musim buruk Fiorentina semakin memperburuk citranya di mata pendukung. Meski demikian, Piccoli diyakini masih bisa menjadi penyerang produktif apabila bermain dalam sistem yang sesuai dengan karakter permainannya dan mendapatkan kepercayaan penuh dari tim.

Situasi Fiorentina saat ini memperlihatkan bahwa perubahan besar kemungkinan tidak bisa dihindari. Fabio Paratici harus mengambil keputusan penting dalam menentukan siapa yang layak dipertahankan sebagai fondasi masa depan klub dan siapa yang harus dilepas demi memulai proyek baru. Bursa transfer musim panas nanti diprediksi akan menjadi momen krusial yang menentukan arah Fiorentina dalam beberapa tahun ke depan. (Sumber: Artikel  violanation.com  | Foto  @acffiorentina ) 

Comments

  OR  
1 Comments
Sort by