Sign Up
Cover

Fiorentina Diam-Diam “Bakar” Rp450 Miliar! Nasib Kean, Rugani, dan Bursa Transfer Viola Akhirnya Terbongkar

ACF Fiorentina

Senin, 18 Mei 2026

ViolaClubINA Musim baru bahkan belum dimulai, tetapi drama di tubuh ACF Fiorentina sudah terasa seperti roller coaster. Di tengah renovasi Stadion Artemio Franchi dan kondisi finansial klub yang mulai menjadi sorotan, manajemen Viola akhirnya mengambil keputusan penting terkait sejumlah pemain yang masa depannya selama ini penuh tanda tanya. Mulai dari dipermanenkannya Marco Brescianini dan Giovanni Fabbian, potensi hengkangnya Moise Kean, hingga akhir perjalanan Daniele Rugani di Florence, semuanya perlahan mulai menemukan titik terang.

Keputusan pertama datang dari status Marco Brescianini. Fiorentina resmi mengaktifkan opsi permanen sang gelandang dari Atalanta dengan nilai transfer sekitar 10 juta euro atau setara ratusan miliar rupiah. Pemain berusia 26 tahun itu memang belum tampil luar biasa musim ini, tetapi ia dinilai memiliki kualitas fisik, etos kerja, serta pengalaman Serie A yang cukup stabil. Dalam 12 penampilannya bersama Viola, kontribusinya memang masih minim, tetapi manajemen tampaknya percaya bahwa Brescianini masih bisa berkembang apabila mendapatkan sistem permainan yang tepat dan peran yang lebih jelas di lini tengah.

Tidak hanya Brescianini, Fiorentina juga memastikan Giovanni Fabbian tetap bertahan secara permanen. Klub harus mengeluarkan sekitar 15 juta euro demi menebus pemain muda yang sebelumnya dipinjam dari Bologna tersebut. Nilai itu bahkan membuat Bologna mendapatkan keuntungan besar setelah merekrutnya dari Inter Milan pada 2023 dengan harga jauh lebih murah. Meski memiliki postur atletis dan kemampuan menyerang dari lini kedua, Fabbian masih dianggap belum berkembang secara maksimal. Ia dinilai kurang berkontribusi dalam proses membangun serangan maupun saat tim kehilangan bola. Namun, di usia yang masih 23 tahun, Fiorentina tampaknya masih melihat potensi besar yang bisa diasah untuk masa depan.

Di sisi lain, kabar berbeda justru datang dari Daniele Rugani. Bek veteran itu diperkirakan akan meninggalkan Fiorentina pada akhir musim. Klausul pembelian permanennya disebut akan aktif apabila ia kembali menjadi starter, sesuatu yang kemungkinan besar tidak akan terjadi. Pelatih Paolo Vanoli bersama direktur olahraga Fabio Paratici tampaknya sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan mantan bek Juventus tersebut. Meski perjalanan Rugani di Florence berlangsung singkat, banyak pihak tetap menghargai profesionalismenya selama membela Viola.

Situasi makin rumit ketika membahas masa depan Moise Kean. Penyerang tim nasional Italia itu menjalani musim yang jauh dari ekspektasi. Setelah tampil tajam musim lalu dengan torehan 25 gol di semua kompetisi, performanya justru menurun drastis musim ini dan hanya menghasilkan delapan gol di Serie A. Penurunan tersebut membuat masa depannya kini dipenuhi spekulasi. Klub-klub seperti Tottenham Hotspur dan AC Milan dikabarkan mulai memantau situasinya.

[Baca juga :  Serie A Women 25/26 Gio 22 vs Lazio (2-1) ]

Fiorentina sebenarnya memasang klausul pelepasan sebesar 62 juta euro untuk Kean, angka yang naik 20 persen setelah performa impresif musim lalu. Namun, hingga kini belum ada klub yang benar-benar siap menebus nominal tersebut. Selain faktor harga, kondisi fisik Kean juga menjadi perhatian serius. Cedera tulang kering yang terus mengganggunya sepanjang musim membuat Fiorentina harus berpikir ulang sebelum menjadikan sang striker sebagai pusat proyek jangka panjang klub. Hubungan kerja yang mulai tidak harmonis juga disebut menjadi salah satu alasan mengapa peluang perpisahan semakin terbuka.

Sementara itu, Fabio Paratici akhirnya buka suara terkait rumor yang mengaitkannya dengan AC Milan. Direktur olahraga Fiorentina tersebut menegaskan bahwa dirinya masih fokus penuh bersama Viola dan tidak memiliki rencana meninggalkan Florence dalam waktu dekat. Bahkan, ia bercanda bahwa dirinya baru saja membeli rumah di kota tersebut sehingga rumor kepindahan terasa tidak masuk akal. Pernyataan itu sekaligus memperlihatkan bahwa Paratici masih menjadi sosok utama dalam proyek pembangunan ulang Fiorentina untuk beberapa musim ke depan.

Namun, tantangan terbesar Fiorentina tampaknya bukan hanya soal pemain, melainkan kondisi finansial klub. Tanpa pemasukan dari kompetisi Eropa dan dengan pendapatan pertandingan kandang yang menurun akibat renovasi Artemio Franchi, ruang gerak klub di bursa transfer menjadi jauh lebih terbatas. Permanennya Brescianini dan Fabbian saja sudah menghabiskan sekitar 25 juta euro sebelum bursa transfer musim panas resmi berjalan. Situasi itu membuat Fiorentina kemungkinan harus menjual beberapa pemain apabila ingin mendatangkan wajah baru.

Kini, arah proyek baru Fiorentina benar-benar berada di tangan Fabio Paratici dan pelatih yang akan dipilih klub dalam beberapa pekan ke depan. Apakah keputusan mempertahankan Brescianini dan Fabbian akan menjadi langkah jenius atau justru blunder mahal, semuanya masih menjadi tanda tanya besar. Yang jelas, musim panas ini berpotensi menjadi salah satu periode paling menentukan bagi masa depan Viola dalam beberapa tahun terakhir. (Sumber: Artikel  football-italia.net  | Foto  @acffiorentina ) 

Comments

  OR  
0 Comments
Sort by 
No comment yet