Sign Up
Cover

Fiorentina Bikin Juventus Hancur! Spalletti Ngamuk, Masa Depan Paolo Vanoli Malah Jadi Rebutan

ACF Fiorentina

Rabu, 20 Mei 2026

ViolaClubINA Kemenangan besar Fiorentina di Turin bukan hanya menghadirkan euforia bagi para tifosi, tetapi juga memunculkan berbagai drama yang langsung menyita perhatian publik sepak bola Italia. Bahkan sebelum pertandingan dimulai, atmosfer positif sudah terasa setelah Direktur Olahraga Fiorentina, Fabio Paratici, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat meninggalkan klub. Ia membantah rumor yang beredar dan memastikan fokus utamanya saat ini hanyalah membangun Fiorentina agar terus berkembang. Pernyataan tersebut langsung disambut antusias oleh pendukung La Viola karena dianggap sebagai tanda bahwa proyek klub masih berjalan sesuai rencana.

Namun, suasana berubah panas setelah peluit akhir dibunyikan. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, terlihat sangat emosional usai timnya menelan kekalahan mengejutkan dari Fiorentina. Spalletti bahkan melontarkan kritik keras kepada Albert Gudmundsson yang dinilainya tidak menunjukkan sikap sportif di lapangan. Tidak berhenti di situ, ia juga tampak kesal kepada para jurnalis dalam sesi wawancara pascapertandingan. Sikap tersebut memicu banyak sorotan karena dianggap menunjukkan betapa sulitnya kubu Juventus menerima hasil buruk yang terjadi di Turin.

Di tengah hiruk-pikuk tersebut, nama Paolo Vanoli justru semakin mencuri perhatian. Performa Fiorentina yang perlahan membaik dalam beberapa pekan terakhir membuat banyak pihak mulai menilai Vanoli sebagai pelatih yang layak menangani klub besar. Agen ternama Italia, Andrea D’Amico, bahkan menyebut Vanoli sebagai salah satu kandidat potensial untuk menangani SSC Napoli apabila Antonio Conte benar-benar hengkang pada akhir musim nanti. Selain Vanoli, nama Vincenzo Italiano dan Maurizio Sarri juga disebut masuk dalam radar klub asal Naples tersebut.

Pujian terhadap Vanoli juga datang dari agen pemain Eugenio Ascari. Menurutnya, pekerjaan Vanoli di Fiorentina tidak bisa dinilai hanya dari gaya permainan tim semata. Ascari menilai sang pelatih datang dalam kondisi yang sangat sulit, ketika Fiorentina gagal meraih kemenangan dalam 15 pertandingan awal musim. Fokus utama Vanoli saat itu bukan membangun permainan atraktif, melainkan menyelamatkan tim dari keterpurukan. Ia bahkan mengibaratkan situasi Fiorentina seperti “perahu karet yang karam”, sehingga hal terpenting adalah membawa tim kembali selamat sebelum memikirkan permainan indah.

[Baca juga : Fiorentina Bikin Juventus Tersungkur! Tapi Kenapa Musim La Viola Tetap Disebut Mengecewakan?]

Tidak hanya itu, Vanoli juga dinilai berhasil menghidupkan kembali sejumlah pemain yang sebelumnya mengalami penurunan performa. Nama-nama seperti Nicolo Fagioli, Fabiano Parisi, hingga Cher Ndour disebut berkembang pesat di bawah arahannya. Bahkan David De Gea dinilai mulai kembali menemukan ketenangan bermain setelah sempat mengalami tekanan besar dalam beberapa musim terakhir. Meski gaya bermain Fiorentina masih menuai perdebatan, banyak pihak percaya tidak banyak pelatih yang mampu membawa perubahan lebih baik dalam situasi sesulit itu.

Meski mulai mendapat banyak dukungan, masa depan Vanoli di Fiorentina ternyata masih belum aman sepenuhnya. Fabio Paratici disebut tetap memiliki beberapa nama lain dalam daftar incarannya, termasuk Fabio Grosso dan Maurizio Sarri. Kendati demikian, peluang Vanoli untuk tetap bertahan masih terbuka apabila Fiorentina gagal mendapatkan target utama mereka. Eugenio Ascari bahkan memperkirakan peluang Vanoli bertahan berada di kisaran 30 persen, walaupun dinamika sepak bola Italia dikenal bisa berubah sangat cepat hanya dalam hitungan pekan.

Vanoli sendiri menegaskan bahwa dirinya layak dipertahankan bukan semata karena kemenangan terakhir Fiorentina, melainkan karena pekerjaan besar yang sudah ia lakukan sepanjang musim. Ia mengingatkan bahwa target awal klub hanyalah menyelamatkan tim dari keterpurukan. Jika tetap dipercaya, Vanoli mengaku ingin membawa Fiorentina bermain lebih menyerang dan kembali bersaing di papan atas Serie A musim depan.

Kini, manajemen Fiorentina berada dalam posisi yang cukup dilematis. Di satu sisi, mempertahankan Vanoli dianggap sebagai langkah realistis karena ia sudah memahami kondisi ruang ganti, karakter pemain, dan kebutuhan tim untuk musim mendatang. Dengan kondisi finansial klub yang belum sepenuhnya stabil, mempertahankan pelatih yang sudah mengenal situasi internal dinilai dapat menjadi solusi aman untuk melewati masa transisi. Namun di sisi lain, mempertahankan pelatih yang sempat mendapat kritik dari suporter juga dinilai berisiko menurunkan antusiasme publik. Karena itulah, keputusan Fiorentina dalam beberapa pekan ke depan dipastikan akan menjadi salah satu topik paling panas di sepak bola Italia. (Sumber: Artikel fiorentinanews.com | Foto @acffiorentina

Comments

  OR  
0 Comments
Sort by 
No comment yet