ViolaClubINA - Fiorentina akhirnya resmi memulai babak baru dalam perjalanan klub. Setelah melewati musim yang penuh penderitaan dan nyaris terdegradasi dari Serie A, manajemen La Viola mengumumkan Fabio Grosso sebagai pelatih kepala baru yang akan memimpin tim hingga Juni 2028. Kedatangan Grosso menandai berakhirnya masa tugas Paolo Vanoli, sosok yang berhasil menyelamatkan Fiorentina dari salah satu situasi paling sulit dalam sejarah klub. Meski hanya menangani tim selama beberapa bulan, Vanoli sukses mengubah arah musim yang semula tampak menuju bencana.
Ketika Vanoli mengambil alih kursi pelatih pada November 2025 menggantikan Stefano Pioli yang dipecat, Fiorentina berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Dalam sepuluh pertandingan awal Serie A, tim belum sekali pun meraih kemenangan dan hanya mengumpulkan empat hasil imbang. Krisis tersebut bahkan berlanjut hingga Fiorentina mencatatkan 15 pertandingan liga tanpa kemenangan. Namun, perlahan tetapi pasti, Vanoli mampu membangkitkan semangat skuad. Ia berhasil mengembalikan kepercayaan diri para pemain dan membawa Fiorentina keluar dari zona merah. Pencapaian tersebut menjadi semakin istimewa karena Fiorentina tercatat sebagai tim pertama dalam sejarah Serie A yang mampu menghindari degradasi meskipun gagal memenangkan satu pun dari 15 laga pertamanya di kompetisi.
Melalui pernyataan resmi, manajemen Fiorentina menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Vanoli dan seluruh staf pelatihnya. Presiden baru klub, Giuseppe B. Commisso, juga memberikan penghormatan khusus atas keberhasilan mereka membangkitkan tim yang sempat terpuruk di dasar klasemen tanpa kemenangan. Meski berhasil menyelamatkan klub, Fiorentina sejak awal tampaknya tidak memiliki rencana untuk memberikan kontrak jangka panjang kepada Vanoli. Oleh karena itu, manajemen segera bergerak mencari sosok yang dianggap mampu membawa klub berkembang lebih jauh pada musim-musim mendatang.
Pilihan tersebut akhirnya jatuh kepada Fabio Grosso. Nama mantan bek tim nasional Italia itu memang sudah lama dikaitkan dengan Fiorentina. Bahkan sebelum pengumuman resmi dilakukan, direktur olahraga Fabio Paratici telah mencapai kesepakatan dengan perwakilan Grosso untuk kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan. Sebelum bergabung dengan Fiorentina, Grosso terlebih dahulu menyelesaikan kontraknya bersama Sassuolo melalui kesepakatan bersama. Keputusan itu membuka jalan bagi pelatih berusia 48 tahun tersebut untuk segera memulai petualangan barunya di Stadion Artemio Franchi.
[Baca juga : Geger! Paratici Siapkan Revolusi Besar, Bintang-Bintang Ini Terancam Angkat Kaki ]
Rekam jejak Grosso sebagai pelatih cukup menjanjikan. Ia pernah menangani sejumlah klub seperti Bari, Frosinone, Olympique Lyonnais, hingga Sassuolo. Dalam karier kepelatihannya, Grosso berhasil membawa tim promosi dari Serie B ke Serie A sebanyak dua kali. Prestasi terbarunya adalah mengantar Sassuolo promosi pada musim 2024-2025 dan kemudian membawa klub tersebut finis di posisi ke-11 Serie A pada musim berikutnya.
Bagi Fiorentina, kehadiran Grosso bukan hanya soal kualitas taktik. Sosok yang menjadi pahlawan kemenangan Italia pada final Piala Dunia 2006 itu dianggap memiliki karakter kepemimpinan, visi permainan modern, serta pengalaman menghadapi tekanan di level tertinggi sepak bola. Dalam pernyataan pertamanya sebagai pelatih Fiorentina, Grosso mengaku sangat antusias menerima tantangan baru tersebut. Ia menyebut Fiorentina sebagai klub besar yang didukung basis suporter luar biasa dan berada di kota yang memiliki kecintaan mendalam terhadap sepak bola.
Meski enggan memberikan janji berlebihan, Grosso menegaskan bahwa dirinya akan bekerja dengan penuh dedikasi untuk membangun tim yang bermain dengan keberanian dan ambisi. Ia juga menyatakan tidak sabar untuk segera memulai pekerjaannya bersama skuad La Viola. Direktur olahraga Fabio Paratici pun menyambut kedatangan Grosso dengan penuh optimisme. Keduanya pernah bekerja sama saat masih berada di Juventus, sehingga proses adaptasi diyakini akan berjalan lebih mudah. Manajemen klub berharap kolaborasi tersebut dapat membawa Fiorentina menjadi tim yang lebih kompetitif setelah musim yang penuh kesulitan.
Kini, setelah berhasil lolos dari ancaman degradasi hanya dua pertandingan sebelum musim berakhir, Fiorentina bersiap membuka lembaran baru. Dengan kombinasi manajemen baru, direktur olahraga baru, dan pelatih baru, para pendukung La Viola berharap era Fabio Grosso dapat menjadi awal kebangkitan klub menuju papan atas Serie A. Musim lalu mungkin menjadi salah satu periode paling menyakitkan dalam sejarah Fiorentina. Namun, dengan datangnya seorang juara dunia seperti Fabio Grosso, harapan baru kembali menyala di Florence. Pertanyaannya sekarang, mampukah Grosso mengubah Fiorentina dari tim yang nyaris terdegradasi menjadi kekuatan yang disegani di Italia? (Sumber: Artikel football-italia.net | Foto @sassuolocalcio )






