Sign Up
Cover

Beto Segera ke Fiorentina, Moise Kean ke Como, Zirkzee Pilih Juventus: Transfer Viola Jadi Efek Domino

ACF Fiorentina

Jum'at, 28 Agustus 2026

ViolaClubINA Fiorentina akhirnya menemukan solusi untuk lini depan mereka menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Setelah sempat mengejar Joshua Zirkzee dari Manchester United sebagai calon pengganti Moise Kean, La Viola kini dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Beto dari Everton dengan nilai transfer sekitar €18 juta.

Langkah tersebut sekaligus membuka jalan bagi kepindahan Moise Kean ke Como. Di sisi lain, kegagalan Fiorentina mendapatkan Zirkzee justru membuat penyerang asal Belanda tersebut semakin dekat dengan Juventus. Situasi ini menciptakan rangkaian transfer yang saling berkaitan pada hari-hari terakhir bursa transfer.

Sebelumnya, Fiorentina memang sudah berada dalam posisi siap melepas Kean ke Como. Klub asal Lombardy tersebut dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan sang penyerang dengan skema peminjaman senilai €5 juta yang disertai kewajiban pembelian sebesar €30 juta, ditambah potensi bonus €5 juta.

Namun, Fiorentina tidak ingin melepas Kean sebelum mendapatkan penyerang pengganti. Keputusan tersebut cukup masuk akal mengingat Kean menjadi salah satu tumpuan utama lini depan La Viola dan kepergiannya tanpa pengganti akan meninggalkan lubang besar di skuad.

Nama Zirkzee kemudian muncul sebagai kandidat utama. Fiorentina bahkan berupaya serius untuk membawa kembali penyerang asal Belanda itu ke Serie A setelah periode yang kurang meyakinkan bersama Manchester United. Zirkzee dinilai memiliki pengalaman di sepak bola Italia dan dianggap sebagai salah satu opsi ideal untuk menggantikan peran Kean.

Akan tetapi, situasi berubah pada penghujung akhir pekan. Fiorentina menyadari bahwa Zirkzee lebih memilih Juventus. Penyerang tersebut disebut telah lama membuka peluang untuk kembali ke Italia, tetapi tujuan yang paling diinginkannya adalah Turin. Kondisi tersebut membuat negosiasi Fiorentina dengan Manchester United semakin sulit untuk diwujudkan.

Juventus pun kemudian memanfaatkan situasi tersebut. Bianconeri dilaporkan mulai bergerak untuk mengajukan tawaran peminjaman Zirkzee dengan opsi pembelian senilai €30 juta. Peluang tersebut semakin terbuka setelah Atlético Madrid disebut tengah mengejar Jonathan David, yang dapat memengaruhi komposisi lini depan Juventus.

Fiorentina akhirnya tidak ingin terus menunggu perkembangan Zirkzee. Dengan waktu yang semakin terbatas sebelum bursa transfer ditutup, manajemen La Viola mengalihkan perhatian kepada Beto. Keputusan tersebut akhirnya membuahkan kesepakatan dengan Everton untuk transfer sang penyerang dengan nilai sekitar €17–18 juta.

[Baca juga :  Kean di Ujung Tanduk, Fiorentina Dihadapkan pada Dilema Besar Usai Dibantai Roma]

Beto bukan nama asing bagi penggemar sepak bola Italia. Penyerang asal Portugal tersebut sebelumnya pernah memperkuat Udinese dan menunjukkan kualitasnya di Serie A. Kembalinya Beto ke Italia sekaligus memberikan Fiorentina sosok penyerang yang sudah memahami karakteristik kompetisi di Negeri Pizza.

Kesepakatan dengan Everton menjadi bagian penting dari rangkaian transfer tersebut. Setelah mendapatkan pengganti Kean, Fiorentina akhirnya dapat memberikan lampu hijau bagi sang penyerang untuk menjalani tes medis dan menyelesaikan kepindahannya ke Como. Beto sendiri dijadwalkan tiba di Italia untuk menjalani pemeriksaan medis pada Senin.

Dengan demikian, tiga klub Italia kini terlibat dalam sebuah efek domino transfer yang menarik. Fiorentina mendapatkan Beto, Kean dapat melanjutkan kariernya bersama Como, sementara Zirkzee berpeluang besar menuju Juventus.

Bagi Fiorentina, transfer Beto menjadi keputusan penting setelah rencana awal mendatangkan Zirkzee tidak berjalan sesuai harapan. La Viola kehilangan salah satu penyerang terbaiknya, tetapi setidaknya tidak harus memasuki musim baru tanpa pengganti yang sepadan secara posisi.

Kedatangan Beto juga membawa pertanyaan baru mengenai bagaimana Fabio Grosso akan memaksimalkan karakteristik sang penyerang dalam sistem permainan Fiorentina. Berbeda dengan Zirkzee yang lebih dikenal sebagai penyerang yang mampu turun menjemput bola dan terlibat dalam pembangunan serangan, Beto memiliki karakter yang lebih kuat sebagai penyerang tengah dengan kemampuan fisik dan duel yang menonjol.

Pada akhirnya, saga transfer Fiorentina kali ini menunjukkan betapa dramatisnya menit-menit terakhir bursa transfer. Satu keputusan dari Zirkzee berdampak terhadap Fiorentina, sementara keputusan Fiorentina untuk beralih kepada Beto akhirnya membuka jalan bagi Kean menuju Como.

Kini, perhatian Viola tertuju kepada Beto. Setelah gagal mendapatkan Zirkzee dan kehilangan Kean, penyerang asal Portugal tersebut akan mengemban tugas besar untuk menjadi wajah baru lini depan Fiorentina. Apakah Beto mampu membuat publik Artemio Franchi melupakan kepergian Kean? Jawabannya tentu baru akan terlihat di atas lapangan. (Sumber: Artikel football-italia.net | Foto  @beto_norberto_14 ) 

Comments

  OR  
0 Comments
Sort by 
No comment yet